Gara – Gara Kenal Di Facebook, Dijanjikan Pekerjaan Sepeda Motor Mio Soul GT Milik Pelajar Asal Tulungagung Di Bawa Kabur

0
37

TULUNGAGUNG – Sepeda motor Mio Soul GT tahun 2012 ,warna putih punya salah satu remaja kelurahan Bago kabupaten Tulungagung Jawa Timur di bawa kabur oleh seseorang yang mengaku bernama Ahmad.

Salah satu pelajar di Tulungagung menjadi korban, Sepeda motor nya di bawa kabur oleh orang yang mengaku bernama Ahmad asal Kediri. Korban berinisial HBF, laki – laki berusia 19 tahun yang masih duduk di bangku sekolah kelas 12 di salah satu SMK Negeri Tulungagung.


HBF, menceritakan kronologi kejadian itu awal mulanya korban HBF berencana mencari pekerjaan di luar jam sekolah untuk mendapatkan uang untuk biaya sekolahnya,di karenakan orang tua lagi sakit. Setelah itu HBF kenal dengan seseorang yang mengaku bernama Ahmad melalui Facebook dan di tawari pekerjaan.

Selanjutnya komunikasi berlanjut dari Facebook terus melalui chat WhatsApp, yang akhirnya pada hari Senin pagi tanggal 10 Pebruari 2025 korban HBF di suruh datang ke Kediri untuk menemui saudara Ahmad langsung.

Setelah korban HBF sampai di Kediri ketemu saudara Ahmad sekitar pukul 12.00 wib di pasar Mrican Kediri dan selanjutnya terus bergandengan di ajak muter-muter ke beberapa toko grosir barang di Kediri kota, untuk menunjukkan tempat kerja yang Ahmad janjikan.

Setelah di ajak muter-muter HBF di suruh menunggu di depan salah satu toko grosir di jalan Dhoho Kediri kota oleh Ahmad sekitar pukul 13.15 wib dan membawa kendaraan milik HBF yang katanya untuk mengambil barang dagangan yang akan di jual nanti.

Selanjutnya, HBF baru sadar kalau dirinya merasa di tipu oleh saudara Ahmad dan motornya di bawa kabur. Sekitar pukul 14.00, korban langsung menghubungi nomor WhatsApp 083896158311 punya Ahmad, tetapi nomernya sudah tidak aktif. Setelah kejadian itu korban menghubungi teman satu kelasnya di suruh menjemput dirinya di jalan Dhoho kota Kediri dan langsung laporan ke Polsek kota Kediri. Tetapi saat itu laporan nya di tolak oleh Polsek kota Kediri, karena di suruh membawa BPKB kendaraan dulu.

Akhirnya korban pulang dulu ke Tulungagung untuk mengambil BPKB motor tersebut dan kembali lagi ke Polsek kota Kediri sekitar pukul 21.00 untuk laporan polisi. Korban HBF saat di konfirmasi membenarkan kalau permasalahan tersebut dirinya sudah laporan ke Polsek kota Kediri.

“Saya malam itu sudah lapor ke Polsek kota Kediri di temani oleh teman sekolah saya dan saya hanya di kasih nomor HP nya pak penyidik, tidak di beri surat laporan Polisi nya”, katanya, kamis (13/02/2025).

Selanjutnya, setelah dua hari dari kejadian tersebut,HBF mengetahui sepeda motor nya di posting di marketplace untuk di tawarkan untuk di jual seharga Rp 3.500.000,di ketahui dalam postingan di daerah Nganjuk Jawa Timur dan di unggah oleh akun Wong Kesel di marketplace, pada hari Rabu 12 Pebruari 2025.

“Saya mengetahui sepeda motor Mio saya , yang di bawa kabur oleh Ahmad telah di unggah oleh akun Wong Kesel di marketplace di tawarkan dengan harga Rp 3,5 juta nego tipis,saya yakin kalau itu motor Mio saya,walaupun plat nomor nya kendaraan di copot,saya apal dengan sepeda motor saya”, tandasnya.(red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini